Cara Menabung untuk Beli Mobil bagi Pelajar : tipsmenabung.id

Halo, pelajar! Kalau kamu sedang berpikir untuk membeli mobil pertamamu, kamu pasti bertanya-tanya bagaimana caranya menyisihkan uang saku untuk membeli mobil. Jangan khawatir, di artikel ini kita akan membahas cara-cara menabung untuk membeli mobil bagi pelajar.

1. Tentukan Jenis Mobil yang Ingin Dibeli

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan jenis mobil yang ingin kamu beli. Apakah kamu ingin mobil baru atau bekas? Apakah kamu ingin mobil yang hemat bahan bakar atau yang besar dan kuat? Dengan mengetahui jenis mobil yang ingin dibeli, kamu dapat menentukan berapa banyak uang yang harus kamu tabung.

Setelah menentukan jenis mobil yang ingin dibeli, jangan lupa untuk membuat daftar harga mobil yang sesuai dengan kantongmu. Cobalah untuk berkunjung ke beberapa dealer mobil dan bandingkan harga mobil yang sesuai kebutuhan dan kantongmu. Dengan demikian, kamu dapat menyusun rencana keuangan untuk membeli mobil.

Setelah menentukan mobil yang ingin dibeli dan membandingkan harga, kamu dapat merencanakan waktu untuk membeli mobil.

Contoh:

Tahun Jenis Mobil Harga Mobil
2010 Toyota Avanza Rp. 100.000.000
2012 Honda Jazz Rp. 90.000.000
2014 Suzuki Ertiga Rp. 120.000.000
2016 Mitsubishi Outlander Rp. 180.000.000

Bagaimana cara memilih mobil yang sesuai dengan kantong pelajar?

Untuk memilih mobil yang sesuai dengan kantong pelajar, kamu dapat melihat pada jenis mobil yang hemat bahan bakar dan harga yang sesuai. Selain itu, kamu juga dapat memilih mobil yang sudah bekas dengan harga yang lebih murah.

2. Buat Rencana Anggaran

Setelah menentukan jenis mobil yang ingin dibeli, kamu perlu membuat rencana anggaran. Hal ini penting agar kamu bisa mengetahui berapa banyak uang yang kamu butuhkan dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan uang tersebut.

Cobalah membuat rencana anggaran selama 1 tahun atau 2 tahun, tergantung pada kebutuhan dan kemampuanmu untuk menabung. Misalnya, jika kamu ingin membeli mobil senilai Rp. 50.000.000 dalam waktu 2 tahun, artinya kamu perlu menabung sebanyak Rp. 2.083.333 per bulan.

Apa yang harus dimasukkan ke dalam rencana anggaran?

Di dalam rencana anggaran, kamu perlu mencantumkan sumber penghasilan, pengeluaran, dan tabungan setiap bulannya. Misalnya, jika kamu mendapatkan uang saku Rp. 1.000.000 per bulan, kamu perlu mencatat pengeluaran yang harus kamu keluarkan setiap bulan, seperti biaya sekolah dan transportasi. Selanjutnya, kamu dapat menentukan berapa banyak uang yang harus kamu sisihkan untuk menabung per bulan.

3. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Penting

Setelah membuat rencana anggaran, kamu perlu memperhatikan pengeluaranmu. Cobalah untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting, seperti membeli makanan di luar, membeli pakaian yang tidak diperlukan, atau membeli barang-barang elektronik yang mahal.

Usahakan juga untuk hemat saat membeli perlengkapan sekolah atau perlengkapan lainnya. Bisa juga kamu membeli barang-barang tersebut saat sedang diskon atau promo agar kamu bisa menghemat uangmu.

Apa yang harus dilakukan jika ada keperluan mendesak?

Jika terdapat keperluan mendesak yang membutuhkan banyak pengeluaran, seperti biaya pengobatan, kamu dapat meminta bantuan orang tua atau keluarga untuk membantu membayar.

4. Cari Sumber Penghasilan Tambahan

Jika uang saku yang kamu terima tidak cukup untuk menabung, kamu bisa mencari sumber penghasilan tambahan. Misalnya, kamu bisa mencoba menjual barang-barang bekas yang tidak terpakai atau membuka jasa kecil-kecilan.

Kamu juga bisa mencari pekerjaan paruh waktu atau magang yang bisa memberikanmu penghasilan tambahan. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah menabung dan membeli mobil impianmu.

Apa pekerjaan paruh waktu yang bisa dilakukan oleh pelajar?

Beberapa pekerjaan paruh waktu yang bisa dilakukan oleh pelajar, di antaranya:

  • Membantu jualan di toko kelontong atau pasar
  • Membantu membersihkan rumah atau kantor
  • Mengantar barang atau makanan
  • Mengisi survei online
  • Menjadi petugas keamanan di acara-acara tertentu

5. Simpan Uang di Tabungan atau Deposito

Setelah kamu mengetahui berapa banyak uang yang perlu kamu tabung, kamu perlu menempatkannya di tempat yang aman agar tidak terpakai untuk pengeluaran yang tidak penting.

Salah satu tempat yang cocok untuk menabung adalah di tabungan atau deposito. Di sana, uangmu akan terjamin keamanannya dan kamu juga akan mendapatkan bunga yang cukup tinggi dari tabungan atau deposito.

Tabungan atau Deposito, mana yang lebih cocok untuk pelajar?

Untuk pelajar, sebaiknya memilih tabungan saja. Hal ini terkait dengan waktu pencairan dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk membuka rekening deposito lebih ketat.

Dengan kelima tips di atas, kamu bisa mulai menyiapkan diri untuk membeli mobil impianmu. Ingat, selalu jaga disiplin dalam menabung dan hindari pengeluaran yang tidak perlu.

FAQ

1. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan uang untuk membeli mobil?

Waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan uang untuk membeli mobil tergantung pada harga mobil yang ingin dibeli dan kemampuanmu dalam menabung. Cobalah membuat rencana anggaran selama 1 atau 2 tahun dan usahakan untuk menabung sesuai rencana tersebut.

2. Apakah membeli mobil bekas lebih hemat dibandingkan membeli mobil baru?

Ya, membeli mobil bekas lebih hemat dibandingkan membeli mobil baru. Harga mobil bekas biasanya lebih murah dibandingkan mobil baru dan kamu juga dapat mengecek kondisi mobil sebelum membelinya agar tidak membeli mobil yang bermasalah.

3. Apa yang harus dilakukan jika rencana anggaran tidak tercapai?

Jika rencana anggaran tidak tercapai, ada baiknya untuk mengevaluasi kembali pengeluaranmu dan menyesuaikannya dengan kebutuhan saat ini. Kamu juga bisa mencari sumber penghasilan tambahan.

Sumber :